Peluang Bisnis Rumah Makan
Rumah makan merupakan bisnis di sektor kuliner. Adalah salah satu bisnis yang mempunyai stabilitas ketahanan usaha yang cukup stabil. Karena setiap orang butuh makan setiap hari. Bahkan rata-rata perorangnya setiap hari memerlukan makan antara 2 – 3 kali sehari. Sekalipun setiap ibu rumah tangga menyajikan masakan untuk keluarganya tercinta setiap hari. Adakalanya/seringkali mereka merasa bingung mau memasak apa, malas karena tidak ada yang memakannya (Suami sibuk kerja, anak sibuk kuliah) bahkan merasa bosan dengan sajian rumah yang itu-itu aja masakannya. Selain beberapa point tersebut, juga masih banyak alasan lain kenapa setiap orang membutuhkan kehadiran rumah makan? Alasan umum lainnya adalah seperti mahasiswa/i yang sedang merantau kuliah di daerah lain, yang mengandalkan kebutuhan makannya di rumah makan, pekerja pabrik/kantor yang membutuhkan makan siang, sedangkan lokasi tempat bekerjanya cukup jauh dari tempat tinggalnya. dan lain sebagainya.
Diantara sekian banyak bisnis rumah makan yang tersebar di negeri ini ada 2 jenis rumah makan yang sangat menjamur. Ialah rumah makan padang dan warung tegal (warteg) adalah 2 rumah makan yang dengan mudah dapat kita temui di sekitar lingkungan kita berada. Dua rumah makan tersebut memiliki ciri khas masing-masing. Seperti warteg yang secara umum di kenal dengan harga yang murah, minimalis & cukup mengenyangkan. Dan rumah makan padang yang lebih di kenal sebagai rumah makan yang menyediakan masakan-masakan yang berani dengan bumbunya. Adapun rumah makan padang biasanya harga relatif lebih mahal dari warteg. Dan masakan-masakannya pun lebih khas kedaerahan padang. Tidak seperti warteg yang biasanya masakannya tidak jauh berbeda dengan masakan rumah. Itulah warteg & rumah makan padang, dua jenis usaha rumah makan yang menjamur dan memiliki fans/penggemar/pelanggan setia yang cukup banyak di setiap tempatnya. Cukup pantas bila kedua rumah makan tersebut adalah rumah makan rakyat
Selain warteg & rumah makan padang, cukup banyak pula jenis rumah makan lainnya. Diantaranya adalah rumah makan yang menjual masakan khas daerah indonesia bahkan masakan non indonesia. Seperti masakan jepang, eropa & china. Bahkan beberapa usaha rumah makan berkelas restoran, seperti restoran jepang & eropa juga tumbuh subur di indonesia hingga di seantero negara-negara maju/berkembang. Seperti KFC, MacDonald, Hokben, dll.
Secara umum, dengan mudah dapat kita simpulkan bahwa usaha rumah makan memiliki peluang & masa depan yang cukup bagus. Atau sangat prospektif. Dan juga bukan usaha musiman, yang hanya bagus pertumbuhannya pada saat-saat tertentu saja seperti wartel & ‘warnet’, dan lainnya. Apalagi konsumen indonesia cukup di kenal sebagai konsumen yang sangat konsumtif. Konsumtif dalam hal apapun yang bersifat kebutuhan primer, skunder & tersier. Seperti konsumtif dalam hal fashion (pakaian, aksesoris) apalagi dalam hal makanan. Karenanya kita juga mengenal istilah pecinta kuliner. Yang gelar tersebut biasanya di sematkan bagi mereka yang doyan makan, doyan jajan, doyan ngemil atau food hunter. Bisa jadi salah satu orangnya adalah anda yang sedang membaca tulisan ini. Hehehe.
Jadi, bagi kamu yang saat ini sedang ingin buka usaha. Dan bingung menentukan pilihan usaha yang hendak anda ambil. Mungkin tulisan ini bisa jadi referensi anda untuk memilih opsi pada bisnis di dunia kuliner khususnya bisnis di rumah makan. Apalagi bagi anda yang doyan makan atau jago memasak. Menentukan bisnis di dunia makan sepertinya sangat tepat bagi anda
Posted on Juli 19, 2011, in Peluang Usaha and tagged Bisnis rumah makan, investasi bisnis rumah makan, peluang usaha rumah makan, prospek usaha rumah makan, usaha rumah makan, usaha rumah makan padang, usaha warteg. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

jadi saran anda apa kita harus usaha makanan yg kayak apa dong dan teknisnya kayak apa dong
Tentu usaha makanan yang Mas Akhmad kuasai, sekalipun tidak menguasainya secara teknis. misal tidak dapat memasak/membuatnya. paling tidak Mas Akhmad bisa mengelola SDMnya sebaik mungkin. Untuk tekhnisnya setiap usaha rumah makan memiliki teknis yang berbeda-beda. seperti yang siap saji atau yang dadakan.
Yang paling penting Mas Akhmad dapat menganalisa pasar, kira-kira jualan Mas Akhmad dapat menarik konsumen atau tidak. itu terkait dengan rasa & kualitas masakan yang Mas Akhmad jual.
Masakan apapun klo rasanya tidak enak/aneh… sekalipun murah akan sulit mandapatkan pelanggan